Budaya / Event

Event: MAESTRO, Gelar Karya Seni Rupa


Bulan Desember ini, Yogyakarta mempunyai banyak agenda kegiatan yang berhubungan dengan kesenian. Agenda yang saya tahu bulan Desember ini adalah 7th Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF), Festival Film Indonesia, Sekaten di Alun-Alun Utara, dan bermacam-macam gelar karya seni rupa di beberapa art gallery atau museum. Ketika saya selesai menonton JAFF di Societet,Taman Budaya Yogyakarta, saya melihat di gedung utama ada acara yang menarik yaitu gelar karya seni rupa MAESTRO. Setelah saya melihat lebih dekat, ternyata di pamerkan karya 10 perupa yang sangat berpengaruh di Indonesia. Siapa saja mereka?

  1. Affandi (Pelukis) karya Beliau bisa di lihat di Museum Affandi, Jl. Solo, Yogyakarta.
  2. Amri Yahya (Pelukis) karya Beliau bisa di lihat di Amri Art Gallery, Jl. Amri Yahya, Yogyakarta.
  3. Edhi Sunarso (Pematung) pembuat patung monumen selamat datang di Bundaran HI
  4. Fadjar Sidik (Pelukis) mengembangkan corak lukisan abstrak yang khas dengan menciptakan genre Dinamika Keruangan.
  5. Gregorius Sidharta (Pematung, Pelukis) “Tonggak Samudra”, monumen Pelabuhan Peti Kemas di daerah Tanjung Priok, “Garuda Pancasila” di atas podium Gedung MPR/DPR.
  6. Hendra Gunawan (Pelukis, Pematung) selain melukis, Beliau juga membuat patung Jendral Sudirman yang berada di gedug DPRD Yogyakarta.
  7. Hendrodjasmoro (Pelukis, Pematung) selain melukis sketsa, Beliau juga membuat patung Ki Hadjar Dewantoro di Pendopo Taman Siswa Yogyakarta, patung perunggu Jenderal Urip Sumohardjo di AKABRI Magelang, dan patung Jenderal Sudirman di Hankam, Jakarta.
  8. Rusli (Pelukis) menekuni bidang seni lukis murni, seni patung mural/relief, terakota, arsitektur dan filsafat kesenian timur mashab shantineketan.
  9. Sindudarsono Sudjojono (Pelukis) objek lukisannya lebih menonjol pada pemandangan alam, sosok manusia, serta suasana.
  10. Widayat (Pelukis) ciptaan artistiknya sering dianggap sebagai penganut dekora-magis. Sebuah aliran seni yang menyandarkan pada dekoratifisme. Memiliki Museum yang bernama Museum Haji Widayat, Magelang.

All data taken from tamanismailmarzuki.com

Dari ke 10 perupa Maestro, yang datang ke acara ini dan masih berpartisipasi aktif dalam dunia seni adalah Bapak Edhi Sunarso. Baru Affandi yang pernah saya lihat karya-karya Beliau, maka dari itu saya berniat untuk melihat acara ini.

Saya dengan percaya diri hanya menggunakan kaos dan jeans duduk manis di tempat duduk yang telah di sediakan. Saya melihat sekeliling hampir rata-rata menggunakan batik dan baju resmi. Acaranya benar-benar formal. Wah salah kostum nih, pikir saya. Alhasil saya berpindah tempat duduk yang sebelumnya di dekat tamu undangan menjadi di paling belakang. (-__-”) Ternyata acara pembukaan ini di datangi oleh keluarga 10 perupa dan beberapa tamu penting dari pemerintah Yogyakarta.

Event Maestro berlangsung dari tanggal 02 Desember hingga 11 Desember 2012. Dari jam 10.00 hingga 21.00. Kuratornya adalah Bapak Suwarno Wisetrotomo dan Bapak Anusapati. Inti dari acara ini adalah memperlihatkan jejak pencapaian para 10 Maestro seni rupa di Indonesia. Sayangnya katalognya belum jadi dari awal pembukaan sampai tanggal 5 kemarin. Semoga saja hari ini sudah ada. :) Dibawah ini ada beberapa karya yang berhasil di abadikan di kamera.

ENJOY!

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s