kau menghantuiku bak rentenir


aku tak menyangka jadi seperti ini. kau menghantuiku. aku mencoba (sengaja) menghindar darimu dan mencoba bersikap profesional sebagai partner kerja. tapi kau selalu datang tiba-tiba dipikiranku diiringi dengan memori manis yang pernah kita lakukan bersama. aku mencoba untuk membencimu tapi aku belum tahu apa ini akan berhasil atau tidak karena hal postif ttg mu mengalahkan ke negatifan mu. sungguh kau menghantuiku diam-diam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s