dahulu


dulu aku merasa kita sama.

aku dan kamu.

menganggap kamu lah yang menjadi panutan.

menjadi sosok yang akan mendampingiku di tempat yang tak pernah aku kenal sebelumnya.

aku rasa sekarang tidak lagi.

mungkin kamu pikir aku aneh, sampai akhirnya kamu menjauhiku secara tidak langsung.

ya. secara tidak langsung.

tapi aku merasakannya.

dan aku memutuskan bahwa kamu bukan sesosok orang itu ‘lagi’.

kamu berbeda karena kamu sendiri yang membuat perbedaan itu.

kita sudahi saja sekarang.

atau mungkin aku akan tetap biasa saja sampai kamu terus menusuk-nusuk batin ini hingga tak tertahankan lagi?!

cih! sungguh. ini membuatku bingung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s