Between The Middle-Backpacker and The Link


Backpacker. Ya menjadi backpacker memerlukan persiapan yang sangat matang. Apalagi ke tempat yang tidak kau ketahui sebelumnya. Pertama kita harus survei (must!) dari tempat menginap, makan, tempat wisata, gambaran masyarakat di tempat tujuan, transportasi, dan yang jelas budget yang akan dikeluarkan selama perjalanan. Kita bisa memprediksikan budget melalui internet ataupun datang langsung kesana (bila jaraknya memungkinkan). Namun akan semakin gampang lagi apabila kamu mempunyai “link” orang asli sana.

Seperti yang kami (saya dan 5 teman) lakukan. Belum lama ini kami pergi menuju pulau Bali. Saya asli sana (gak asli-asli banget😛 ) namun beberapa teman saya belum pernah ke pulau 1000 pura tersebut. Kalkulasi budget sesuai pengetahuan saya dan teman-teman.

Total pengeluaran selama 5 hari pulang-pergi jogja-bali adalah Rp 550.000/orang. Sudah termasuk biaya kereta-bus-kapal menuju bali dan sebaliknya,  makan 3x, penginapan, sewa mobil 2hari (400ribu/10jam), bensin, retribusi 17 spot tempat wisata (14 tempat wisata, 3 shopping center).

Perjalanan kami menggunakan kereta ekonomi sampai rogojampi, banyuwangi (35ribu). Menginap semalam dirumah keluarga teman, dilanjut pagi hari menggunakan bus-kapal-terminal ubung (55ribu). Perjalanan selama 6 jam. Sampai di terminal Ubung dijemput oleh keluarga saya (no budget). Menginap dirumah saya (no budget).

Perjalanan dilanjut besoknya (hari 2 dan 3) menggunakan penyewaan mobil. Mobil Kijang kapsul (400ribu/10 Jam, termasuk bensin, sopir, parkir). Makan pagi dan siang disediakan dari rumah (no budget). Retribusi 13 tempat wisata termasuk shooping center diareal utara dan timur Bali (retribusi beberapa tempat naik diluar perkiraan sebelumnya). Makan malam diperjalanan hari pertama di KFC, hari kedua makan di Ayam Betutu Gilimanuk di daerah Renon. Hari ke4 menggunakan mobil pribadi (budget bensin 100ribu) arah perjalan ke daerah selatan bali (4 tempat wisata termasuk shopping center). Hari ke5 perjalanan pulang, 2 orang pulang kejakarta menggunakan pesawat (budget sendiri), 3 orang lainnya menggunakan bus-kapal-kereta (perjalanan menuju terminal, diantar, no budget). a great trip, isn’t it?

Kenapa saya bilang middle-backpacker, because of the link. Kita sudah kenal dengan orang asli sana, sangat mudah untuk kelancaran ber-backpacker. So, ayo banyak-banyaklah mengenal orang dari mana saja, keanekaragaman membuat kita semakin mengenal budaya lain dan secara tidak langsung kita saling menghormati satu dengan yang lainnya.

have a nice trip with the link!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s