Ogoh-Ogoh, Ngiterin Desa


Sehari sebelum perayaan Nyepi, masyarakat berbondong-bondong turun ke jalan-jalan besar untuk melihat Ogoh-Ogoh. Ogoh-Ogoh adalah sebuah representasi dari Bhuta Kala, yaitu melambangkan sifat-sifat negatif pada diri manusia. Perwujudannya biasanya raksasa yang menyeramkan. Namun tak hanya raksasa yang menyeramkan, wujud lainnya bisa dewa yang sedang berperang melawan kejahatan, atau bentuk-bentuk lainnya yang melambangkan Bhuta Kala. Ogoh-ogoh di arak, dan tiap persimpangan jalan yang mengarak akan berhenti dan memutar-mutarkan ogoh-ogoh.  Perayaan ogoh-ogoh akan selesai dengan cara membakar ogoh-ogoh tersebut, hal ini menurut saya dimaksudkan untuk menghilangkan sifat-sifat negatif. (referensi lebih lanjut)

Perayaan ogoh-ogoh menjelang nyepi 1934, orangtua saya mengirimkan beberapa foto ogoh-ogoh yang diarak di daerah Ubud. Saya akan menyuguhkan dua ogoh-ogoh saja.😛

Semoga tahun depan saya bisa melihat ogoh-ogoh ya. Hahah..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s