Event: Wiswakharman Expo 2012


Kali ini acara yang saya kunjungi adalah expo teman-teman dari Fakultas Teknik jurusan Arsitektur UGM yang diberinama Wiswakharman Expo 2012 (WEX). Lokasi exponya ada di Museum Benteng Vredeburg, Malioboro. Acaranya dimulai dari tanggal 20-22 April 2012, isinya bermacam-macam. Seperti di tanggal 20 April terdapat acara grand opening acara WEX dan grand presentation mengenai tema besar expo yaitu arsitektur jogja di masa depan, di tanggal 21 April ada seminar fotografi, seminar Building Council Indonesia, dan ada bazaar serta acara hiburan, untuk tanggal 22 April diadakan seminar juga dan tetap ada bazaar serta acara puncak yang di meriahkan oleh Aji Idol dan Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO).

Tanggal 22 April merupakan hari yang cukup padat di Yogyakarta, karena hari itu tepat di daerah Km. 0 Malioboro sedang ada berbagai macam acara. Saya memutuskan untuk melihat WEX terlebih dahulu, sambil menunggu teman saya yang belum datang, saya duduk didepan penjualan karcis museum, pertamanya saya mengira acara ini gratis masuk, ternyata tidak. Hahaha.. Jadi membayar dua ribu rupiah dan untungnya tidak meminta tambahan biaya untuk kamera. Setelah teman saya datang, barulah kami masuk ke dalam museum. Pada saat masuk, disuguhi tulisan WEX dari tumpukan-tumpukan botol air mineral berukuran sedang dan kotak-kotak bertulisan apa saja yang disuguhkan WEX yang dapat dibolak-balik kan. Kreatif!

Kami berjalan kearah bazaar, memutuskan untuk melihat pernak-pernak yang disuguhkan sebelum melihat pamerannya. Stand bazaarnya berbentuk kotak, jadi gampang untuk disimak barang dagangannya. Di bazaar ini ada garage sale, lieve ryeza scrapboxes, planetfana, LittleTinyPaper, Kasalicious, dan masih banyak lagi stand-stand yang menjual barang-barang kreasi anak muda. Selain bazaar juga menyediakan tempat makan dan minuman dingin dan menyegarkan. Pada saat selesai berkeliling bazaar kami duduk-duduk dahulu untuk ngadem sambil melihat Aji Idol sedang check sound di panggung WEX.

Setelah dirasa sudah cukup adem, kami beranjak menuju ruang pameran dan seminar di atas museum. Kami dengan percaya diri menaiki tangga yang ada di sebelah timur, melihat ada gambar pohon besar beserta tulisan-tulisan mengenai komentar pameran dan seminar yang telah diselenggarakan, kami menuliskannya terlebih dahulu sebelum masuk, pada saat selesai kami akan mau masuk ternyata pintu masuknya ada di sebelah barat. (-____-“) yup, kami masuk dari pintu keluar.

Karena kami masih percaya diri maka kami tetap masuk dari pintu keluar tersebut menuju tempat pameran. Didalam pameran, saya melihat contoh arsitektur bangunan di Jogja sekitar tahun 2050 atau tahun yang masa depan banget. Bangunan yang dijadikan contoh seperti lembah UGM, pemukiman Kali Code, Taman Pintar, Beringharjo, dan masih banyak lagi. Saya menilai contoh bangunan masa depannya cukup bagus dan modern sekali namun terlihat kurang menonjolkan budaya yogya, tapi tidak apa-apa bisa diatur lagi esok hari (halah!).

Setelah melihat acara pamerannya, kami keluar dan ternyata ada free tanaman dari dinas kehutanan.. Aseekk..! Pas ditanya nama tanamannya apa, panitia yang jaga gak tau namanya (-___-“), erm ada yang tau? Katanya nama tanaman ini Jabon Merah asli dari Kalimantan.. wew.

Cuaca di Yogya waktu itu cukup panas dan kami memutuskan untuk berkeliling didalam gedung-gedung museum, mencari AC. :p Dan juga teman saya belum pernah masuk kedalam, maka sekalian saja. Gedung 1 dan gedung 2 sempat di renovasi, ketika saya melihat kedalam, ternyata yang direnovasi cukup banyak. Didalamnya ditambahi tivi touchscreen yang isinya mengenai sejarah yang ada di diorama. Selain itu beberapa lukisan dan barang peninggalan juga ditambah serta diberi kaca agar tidak ada tangan-tangan jahil. Bagus lah kalo museum ini di renovasi dan menjadi lebih bagus karena akan mengajak banyak pengunjung terutama anak-anak untuk mencintai sejarah di Yogyakarta.🙂

Setelah berkeliling gedung diorama, kami keluar dan melihat Aji Idol dan GMCO bersama-sama melakukan check sound. Lagu yang diiringi menjadi sangat bagus dan indah. Untung saja saya melihat latihan check sound nya karena saya tidak bisa hadir di acara closing nya. Hahaha.. Karena dirasa cukup melihat Exponya, kami memutuskan untuk pulang dan juga sudah kelelahan karena cuaca yang begitu panas.

Afterall, expo ini sangat menarik dan menjadi ajang unjuk diri mengenai kemampuan para muda mudi untuk mengekpresikan kreasinya.

Ayo buat yang seperti ini atau yang lebih bagus lagi! :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s