Event: Musikal Laskar Pelangi


Laskar pelangi merupakan film yang cukup fenomenal di Indonesia. Sangat menginspirasi, begitu kata banyak orang. Nah, film Laskar Pelangi ini dibuatkan musikalnya. Sutradaranya adalah Riri Riza. Pertunjukan ini dibuat dari tim Miles Production yang tak lain tak bukan adalah Mira Lesmana. Setelah sukses diadakan di Jakarta, kini tanggal 26 dan 27 Mei 2012 diadakan di Jogja Expo Centre, Yogyakarta. Promotor pertunjukan ini adalah Rajawali Indo.

Sebenarnya pertunjukannya juga diadakan pada tanggal 25 Mei, namun karena ada kendala teknis, ditiadakan. Tanggal 26 dan 27 Mei diadakan pertunjukan 2 kali, jam 14.00 dan jam 19.00. Waktu yang dibutuhkan untuk sekali pertunjukan adalah 2 jam 30 menit dengan dua sesi termasuk 20 menit istirahat. Harga yang dibandrol untuk pertunjukan ini adalah 100k, 250k, 500k.

Saya memesan tiket jauh-jauh hari, tepat seminggu setelah pengunguman akan diadakannya acara musikal tersebut yaitu sekitar bulan Maret. Saya membeli yang seharga 100k, harga minimal. :p Pada saat membeli hanya diberikan kuitansi, karena kuitansi ini nantinya ditukarkan menjadi tiket pada saat hari H.

Siang hari tanggal 26 Mei saya datang 1 jam sebelum pertunjukan untuk menukarkan kuitansi saya, di tempat ticket box cukup ramai. Sayangnya, tiket saya dan beberapa orang yang didapat adalah tiket berwarna hijau yang seharusnya dimiliki oleh penonton yang datang pada tanggal 25 Mei. Agak kecewa juga karena seharusnya saya dapat yang berwarna merah untuk tanggal 26 Mei. Sayang sekali. Hmm.. Setelah selesai menukarkan tiket, saya melihat ke arah pintu masuk, sudah ramai sekali antriannya. Sampai berbentuk “U” dengan 2 baris. Ramai sekali. Sumpah deh.🙂

Setelah masuk pintu utama, ternyata saya tidak langsung masuk kedalam tempat pertunjakannya, saya perlu melewati pengecekan tas. Ada yang membuat saya kecewa (lagi), kamera digital yang saya bawa ternyata perlu dititipkan di tempat penitipan padahal beberapa orang tetap membawa masuk ke dalam pertunjukan. Dengan tampang bete, saya masuk kedalam areal stand-stand makanan dan stand lainnya sembari menunggu antrian (lagi) masuk kedalam tempat pertunjukan sesuai dengan jenis tiket yang saya punya.

Setelah sekitar 15 menit saya mengantri, saya diberikan gelang identitias dan saya masuk kedalam areal pertunjukan untuk memutuskan duduk dimana. Didalam areal tersebut sudah penuh orang dan tempat yang dianggap sangat strategis juga sudah diambil. Untungnya di bagian tengah ada bangku kosong, walaupun di urutan terakhir sebelum tempat duduk yang lebih tinggi. Gak apa-apa, yang penting masih bisa melihat ke arah panggung. Hahah..

Pertunjukan baru dimulai pada jam 14.15 karena masih ada beberapa orang yang belum masuk ke areal pertunjukkan. Ceritanya sama seperti yang ada di film Laskar Pelangi, di sesi pertama menceritakan dari pertama masuk sekolah sampai acara pertunjukkan 17 Agustus. Pada saat istirahat 20 menit karena masih tidak terima kamera digital saya di titipkan, saya mengambilnya dan membawanya masuk ke areal pertunjukkan. Setelah istirahat dilanjut pada sesi kedua, dimulai dari meninggalnya kepala sekolah sampai selasai. Sebenarnya pertunjukan ini lebih dari 2 jam 30 menit, malah pertunjukan ini berlangsung 3 jam. Wow!

Untuk lightning, koreografi, dan orchestranya patut di acungi 10 jempol. Sumpah deh, keren banget karena ketiganya merupakan inti dari sebuah acara musikal. Untuk ide cerita, karena saya sudah pernah menonton filmnya, jadi saya rasa biasa-biasa saja, tidak ada yang spesial. Ada dua catatan mengenai pertunjukan musikal ini, yang pertama adalah, harga tiket yang cukup menyita isi dompet. Entah kenapa saya kurang setuju dengan harga yang dibandrol. Pertama kali tahu, yang saya nilai adalah mahal. Ya, untuk ukuran Yogya. Saya sebenarnya paham mengapa mahal, karena ini pertunjukan orang-orang yang sudah terkenal di dunia perfilman, banyaknya orang didalam musikal, dan backdrop yang megah. Tapi.. tapi.. tapi.. ah sudahlah. -__-“ Kedua, untuk promotornya, kekecewaan yang saya sebutin diatas tadi, tiketnya yang warnanya beda, tidak semua kamera yang di titipkan, dan satu lagi adalah disamping pintu masuk areal pertunjukan sudah ada tulisan tidak diperbolehkan membawa makanan maupun minuman, dibagian gold memang sudah diterapkan, namun di bagian tempat saya yaitu silver, banyak yang membawa makanan dan minum. Lalu apa yang terjadi? Setelah pertunjukan banyak sekali sampah yang berserakan di bawah bangku. Sangat disayangkan. Ck..ck..ck

Pada dasarnya, acara musikal ini cukup membuat kesegaran baru dalam acara kesenian. Pertunjukan yang menarik dan membuat bulu kuduk merinding ketika mendengarkan suara-suara pemain bernyanyi. After all, Congratulation for the performance!

Monggo dilihat sedikit video MLP..🙂

ENJOY!

3 thoughts on “Event: Musikal Laskar Pelangi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s