Event: The Sweet and Sour Story of Sugar, Photography Exhibition


“Previously, the West made the East as objects of economy and for proselytizing. Even now every effort of research or reviewing history still put the nations of the former colonies as an object of experimentation of colonization history: with the main goal that is still the glory of Western civilization with their lofty jargon of righteousness and ethics, while the nations of their former colonies remain as cannibal pariahs, corrupt and mentally retarded nations” (Akiq AW)

Pameran fotografi yang bertempat di Langgeng Art Foundation ini menarik banyak penikmat fotografi dan seni, mungkin juga penikmat sejarah. Bertapa tidak, foto-foto yang ditampilkan beserta penjelasan mengenai foto tersebut menggambarkan bagaimana situasi dahulu dan sekarang mengenai lika-liku kehidupan industri gula. Lokasi yang digambarkan untuk pameran ini adalah Suriname, Brazil, Belanda, dan Indonesia. Pameran ini dibagi menjadi empat poin utama di lantai 2 dan lantai basement, yang pertama adalah mengenai The Sugar Industry Legacy of the Colonial Era, kedua adalah The Sugar Industry and Power Relations, ketiga adalah Sugar Processing Technology, dan keempat adalah Sugar Products.

Ketika saya datang melihat pameran ini, saya menikmati hasil foto-foto dan penjelasannya. Menurut saya, mengapa diberikan tema Sweet and Sour Story, kita menikmati segala jenis panganan yang berasal dari gula dan membuat perasaan kita senang. Namun, dibalik itu semua, para pekerja pada level paling bawah (menanam, memanen tebu, dsb.) tidak mendapatkan hal yang sama dengan kita. Bayaran mereka bisa dibilang cukup kecil, untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja sulit. Di tiap-tiap negara memiliki prinsip yang berbeda dalam menjalankan industri gula. Kebijakan pemerintahlah yang memiliki peran yang cukup signifikan untuk membangun kesejahteraan para pembuat gula.

Para fotografer dalam pameran ini berjumlah 6 orang yang berasal dari Argentina, Belgia, Amerika, Itali, polandia, dan Amerika/Jepang. Kurator dalam pameran ini adalah Akiq AW dan MES 56.

This slideshow requires JavaScript.

Pameran fotografi ini dibuka dari tanggal 10 November 2012 – 20 January 2013.

Dibuka dari hari Senin-Sabtu, jam 11 siang – 6 sore.

COME & ENJOY!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s