Venue: Warung Makan Omah Sawah


Pada bulan Desember lalu saya bermain ke daerah Gamping dalam rangka melihat upacara adat Saparan Bekakak.  Dikarenakan acara Saparan Bekakak baru dilaksanakan setelah adzan ashar dan agar saya mendapatkan parkir, maka saya datang di siang hari. Selama menunggu, saya mampir untuk makan siang dekat dengan kantor kelurahan. Saya mengetahui tempat makan ini berasal dari teman saya yang tinggal di Ambarketawang. Katanya makanan yang direkomendasikan adalah sop/soto. Nama tempat makannya adalah Omah Sawah, tepat di utara kantor kelurahan.

Nasi Pecel

Suasana Omah Sawah sesuai dengan namanya, rumah di pinggir dan di depan sawah. Setelah saya melihat menu makanan yang disediakan, saya lebih memilih nasi pecel. Hal ini dikarenakan saya sedang kelaparan dan ingin sesuatu yang cepat.😀 Sayangnya, nasi merahnya sedang habis dan digantikan dengan nasi putih. Rasa dari nasi pecel Omah Sawah menurut saya enak. Bumbu kacangnya berasa dan tidak terlalu pedas, ditambah dengan kerupuk membuat semakin mengenyangkan. Harga yang dibandrol untuk nasi pencel hanya 4.5k. Murah kan?

Ketika saya telah menyelesaikan makanan saya, datanglah beberapa pekerja untuk makan siang, mereka memesan yang sesuai rekomendasi teman saya, yaitu sop dari sop dada, paha, dan rempelo. Hmm.. Semoga saja saya dapat menyempatkan kesana kembali untuk menikmati sop-nya. ;p

This slideshow requires JavaScript.

HAPPY EATING!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s