Venue: Bebek Tepi Sawah, Ubud


Bebek Tepi Sawah. Apa yang pertama kali terbesit ketika kalimat ini dikatakan? Bebek yang ada di tepi sawah atau nama restoran atau nama vila?

Front Bebek Tepi Sawah
Front Bebek Tepi Sawah

Bebek Tepi Sawah yang ingin saya ceritakan adalah sebuah restaurant di Jl. Raya Goa Gajah, Ubud, Bali. Tak hanya restaurant sebenarnya, Bebek Tepi Sawah juga merupakan villa. Suasana yang disuguhkan adalah hamparan sawah yang luas. Jadi, kita akan menikmati hidangan dengan view yang membuat mata lebih segar dan suasana hati yang lebih fresh, menurut saya. Ketika saya datang bersama mama saya di hari sabtu yang cukup panas, ternyata beberapa tempat duduk sudah di resereved dan tempat duduk yang biasanya orangtua saya duduki juga di reserved, padahal tempatnya strategis. Alhasil kami memilih lesehan sebagai tempat menyantap makan siang. Untung saja, tempat lesehannya juga cukup strategis untuk menikmati pemandangan sawah.

Menu yang saya lihat di Bebek Tepi Sawah banyak macamnya ya, tak hanya bebek saja tapi juga ada ayam dan daging. Harga yang di bandrol disini adalah harga yang saya anggap khusus buat orang mancanegara dan orang borjuis. Muahahaha.. a.k.a mahal. Tapi memang, kualitas served dan view yang disajikan membuat harga yang dibandrol dapat bersaing dengan restaurant yang memiliki konsep yang sama di sekitar Ubud.

Menu andalan Bebek Tepi Sawah adalah Crispy Duck Tepi Sawah (87,5k), didalam satu piring disajikan bebek goreng yang besar, sayuran, dan nasi yang panas serta ditambah dengan 3 macam sambal yang berbeda yaitu sambal biasa, sambal matah, dan sambal terasi. Hmmm.. Kesemuanya berpadu dalam lidah. Yummy! Sambal yang saya suka adalah sambal terasi karena lebih pedas dan rasanya lebih bervariasi, untuk sambal matah atau sambal mentah enak juga namun waktu itu saya tidak banyak menggunakannya karena sehari sebelum saya kesini sudah makan menggunakan sambal tersebut, untuk sambal biasa juga enak sebagai “mengistirahatkan” lidah dari pedasnya sambal terasi.😀

Minuman yang saya pesan adalah Green Tea Cinnamon (27k), kalau tidak lupa tehnya adalah Dilmah atau Twinnings. Sudah tahu kan bagaimana rasa tehnya? :p Mama saya memesan Jus Apel, Jeruk, Nanas, Gula Merah (22,5k), saking enaknya minuman ini, saya sampai dilupakan untuk diberi kesempatan mencicipinya. (-___-“)

Harga yang tertera di buku menu belum termasuk pajak 10% dan pajak servis 6%. Yaaa.. diitung sendiri aja totalnya berapa. Huahaha.. Oiya, ada hal yang disayangkan di sini, view hamparan sawahnya makin lama makin mengecil, jalan setapak antar sawah yang biasanya rerumputan berubah menjadi semen, lalu sawahnya terlihat di tengah-tengah karena di ujungnya juga sedang dibuat tempat untuk lesehan. Jadi saat ini kita disuguhi hanya beberapa petak sawah. Lain daripada itu, Bebek Tepi Sawah memiliki beberapa Villa yang tetap memberikan hamparan sawah yang luas, selain itu juga ada toko souvenir, dan Galeri Seni milik Nyoman Sumerta yang berisi lukisan dan pahatan.

Nampang dulu.. :p
Nampang dulu.. :p

Bebek Tepi Sawah saat ini tidak hanya di Ubud lho, kita juga bisa menikmatinya di Jl. Raya Tuban, Bali dan di Jl. Alam Sutera Boulevard, Serpong. So, Enjoy your food and have a great day!

HAPPY EATING!   

2 thoughts on “Venue: Bebek Tepi Sawah, Ubud

  1. hahaha, jd inget pernah makan di sini bareng temen2 kantor pas kita ada acara di Bali, sebagai juru bayar, saya shock pas liat daftar harga…wkwkwk

    biasa makan bebek pinggir jalan di Jakarta, jd melongo sambil ngitung ada berapa duit yg ada di tas, takut ga cukup😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s