Mungkin Satu-Satu


Sudah melewati tahun pertama, lumayan menambah pengalaman di dunia kerja. Namun, ada hal yang tertinggal dan tertutupi oleh aktifitas yang (sepertinya) monoton ini, yaitu saya jarang bersentuhan dengan dunia psikologi. Dunia yang saya minati dan saya senangi selama 4 tahun di perkuliahan. Entahlah, harusnya tidak seperti ini, harusnya saya tetap bersentuhan karena unit kerja saya sangat dengan dekat dunia psikologi.

Kenapa?

Mungkin saya meninggalkannya karena kegiatan di unit kerja saya lebih kepada “serabutan” kelas sekolah menengah, lalu ketika dihadapkan pada kegiatan wawancara untuk penerimaan pegawai kontrak rasa-rasanya hanya sebagai formalitas dan hanya like-dislike dari unit terkait. Hmm.. mungkin karena saya yang terlalu malas untuk mengembangkan diri untuk ilmu yang pernah saya emban.

Sepertinya, saya akan mulai lagi untuk membaca, mempelajari, dan merasakan kembali dunia psikologi. Baiklah.. mari di mulai!

4 thoughts on “Mungkin Satu-Satu

    1. Nggak malah Wan, aku serabutan dari ngurus surat menyurat, bantuin pelatihan keluar (bukan yang bikin pelatihan), sama bantu wawancara untuk unti terkait. heuheuheu.. Sejatinya ya bener, gak rela banget. hahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s