Venue: CafelateO, Bali


Saat ini, ada banyak sekali tempat makan seperti café, fine dining, warung makan, dan restauran di Kota Denpasar dan sekitarnya. Walopun kebanyakan yang punya dari warga Bali sendiri, ada juga yang dari Kota Malang dan Kota Surabaya. Hal ini pun dikarenakan pangsa pasar yang cukup beragam. Tinggal pintar-pintarnya teman-teman memilih tempat makan yang diinginkan. Misalnya, memilih tempat makan yang halal atau yang tidak halal dan kembali lagi sesuai selera masing-masing.

Saya sebenarnya jarang sekali keluar rumah untuk sekedar mencicip tempat makan baru atau yang lama namun belum pernah dicoba. Sejatinya karena jarang ada yang bisa di ajak untuk mencoba tempat baru sih. Haha.. Kalau mengajak Ibu, ada beberapa tempat yang kurang diminati seperti makanan Jepang atau Korea. Padahal ketika itu ada keinginan mencoba makanan tersebut. Alhasil yasudah makan di rumah saja atau menggunakan aplikasi pesan antar makanan. Hahaha…

Oke, lanjut. Singkat cerita pada hari sabtu kemarin saya kedatangan teman saya dari jauh, dia sudah sempat bilang ingin menikmati atau mencicipi tempat makan/café yang ada di Kota Denpasar karena dia sudah cukup sering berkeliling daerah Kuta-Seminyak-Legian. Setelah mengecheck di instagram dan melihat review-review, berlabuhlah kami di pusat Kota Denpasar yaitu di Jalan Gunung Semeru, tepat di belakang Denpasar Cineplex atau dahulu sebutannya Bioskop Wisata. Kita mencari sampai ujung jalan tapi tidak menemukan tempat yang kami tuju, kami putar balik dan ternyata lokasinya tidak terlihat dengan jelas karena ditutupi tembok hitam, hanya seperempatnya saja yang dipugar dijadikan jalan menuju café.

cafelateo
Jl. Gunung Semeru No. 3

Café yang ingin kami datangi bernama CafelateO. Café yang memiliki konsep khusus untuk pecinta greentea dalam bentuk apapun. Mereka meng-claim bahwa greentea dan matcha nya berasal dari Uji, Kyoto dikarenakan tempat tersebut memiliki greentea dan matcha dengan kualitas terbaik.

Jam telah menunjukkan pukul 4 sore dan café sudah siap beroperasi 15 menit kemudian (sambil menunggu, kami makan fried chicken diseberang café). Kami masuk dan memilih tempat di pojokan dekat dengan tulisan berwarna merah kelap kelip bertuliskan “Be Weird” saya tidak tahu sebenernya esensi dengan tulisan tersebut apa tapi kami suka dengan konsep tempat duduknya, ada yang menggunakan kursi dan ada yang lesehan. Kami memilih lesehan karena rasanya lebih bebas saja untuk kaki kami. Beberapa menit kami berbincang, sempat bingung karena waiternya tidak memberikan kami menu. Ternyata oh ternyata, kami harus ke depan kasir untuk pesan makanan dan minumannya. Hahahha..

inside-cafe

Kami kedepan kasir dan melihat ada tulisan dipapan kapur kecil “Single Origin: Uji-Kyoto”, kami melihat menu dan kami memesan Gainmacha Geisha (20k), Classic Affogato (18k), Matcha Latte (21k), Matcha L’Epresso (25k), Ritual (18k), dan Croissant Matcha (18k). Kami cuman berdua dan pesanan kami seperti buat berempat. Haha..

 

This slideshow requires JavaScript.

Kita review ya teman-teman. Untuk Classic Affogato saya suka karena vanilla ice cream nya dari ice cream Diamond, karena ice cream ini dan campuran espresso apapun rasanya nikmat sekali. Matcha L’Epresso sebenarnya enak hanya saja saya lupa menginfokan ke waiter nya untuk memasukkan low sugar saja, alhasil saya seperti minum susu dengan gula yang banyak tanpa terasa matcha ataupun kopinya. Heu heu heu… Untuk Gainmacha Geisha adalah teh sencha, kalau habis bisa gratis refill, rasanya segar sekali dan tidak terlalu pahit, pas dilidah saya. Matcha Latte nya full susu tapi lebih mendingan dibanding L’Epresso nya. Haha.. Croissant Matchanya juga enak dan isi saus greenteanya banyak. Nah, yang menarik di café ini adalah menu Ritual, menu ini mengajarkan kita bagaimana upacara minum teh di Jepang (mengaduk matcha dengan air panas menggunakan chasen atau pengaduk teh berbentuk kuas pendek). Sejatinya sih gak diajarin sama waiter atau pemilik tokonya, hanya saja kita melihat melalui video bagaimana cara mengaduknya. Seru sekali.. Rasanya pun walaupun pahit, tapi segar dan tidak membuat gatal di tenggorokan.

Silahkan bila ingin berkunjung, café buka dari jam 4 sore hingga 11 malam setiap hari. Tempatnya mudah dijangkau dan banyak tempat duduk. Selain greentea, mereka menyajikan menu kopi, cokelat, es seperti kakigori, snack, dan lainnya. Harga terjangkau di kantong. Selamat mencoba!

Happy Hunting!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s