Trip: Air Terjun Kanto Lampo


Rencana bermain ke air terjun terbesit oleh teman saya yang memang senang dengan jalan-jalan “yang rutenya ke utara bali ya”. Tapi sedari awal saya sudah menginfokan ke teman saya itu kalau saya angkat tangan kalo mainnya ke daerah Singaraja, karena jelas saya belum sanggup nyetir sampe ke ujung sana. Hahaha.. Alhasil setelah di cek ricek akhirnya diputuskanlah mencari air terjun di daerah Gianyar dan sekitarnya.

Sehubungan dengan teralu mainstream nya Air Terjun Tegenungan dan saya sudah pernah kesana, jadi kami memilih Air Terjun Kanto Lampo. Lokasi Air Terjun Kanto Lampo berada di Banjar Kelod Kangin, Kelurahan Beng, Kabupaten Gianyar. Jaraknya dekat banget sama pusat Kota Gianyar. Pusat Kota yang saya selalu amazed setiap ngelewatin. Dari pusat kota tinggal ke utara aja terus, nanti ada spanduk yang menuntun kita dan pake gps juga biar gak nyasar-nyasar banget.

Setelah memarkirkan mobil yang lapangan parkirnya tidak luas itu, kami membayar retribusi seharga Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) dan mulai menuruni anak tangga. Tidak seperti anak tangga di Air Terjun Aling-Aling, anak tangga disini tidak begitu banyak. Sampai diujung anak tangga kita sudah bisa mendengar derasnya air terjun Kanto Lampo. Sebelah kiri ada tempat untuk berganti pakaian dan sebelah kanan adalah Air Terjunnya. FYI, untuk tempat berganti pakaiannya bagus, bisa mandi juga disitu, dan toiletnya digabung juga sih jadi yaaa… Gitu deh. Kalo BAB kayaknya gak bisa. Hahaha..

Anyway, lanjut.. Kami menuruni anak tangga sedikit dan melepaskan sendal serta menaruh tas kami di pojokan yang tidak terkena air. Kami menuruni kembali batu-batuan yang berundak. Lumayan licin dan harus berhati-hati. Setelah turun kami bisa melihat lebih jelas bentuk Air Terjunnya.

This slideshow requires JavaScript.

 

Lihatlah… Bentuk Air Terjunnya memang sedikit berbeda dengan air terjun lainnya karena kontur dinding berbatu yang berundak-undak berbentuk seperti tangga. Airnya akan mengaliri setiap rongga batu tersebut yang membuat pemandangan air terjun semakin memukau. Kita dapat menaiki batu-batu tersebut dan berfoto secara menarik dibawah air terjunnya. Tiba-tiba ada bli yang menghampiri kami dan menawarkan menjadi guide selama di air terjun ini. Kami mengiyakan dan bli mengajak kami menuju air terjun kedua. Aliran sungainya cukup deras, ada beberapa batuan yang tidak stabil, untuk itu kami berhati-hati kembali ketika kami menapaki dari satu batu ke batu lainnya. Kami menemui Air Terjun yang kedua. Walaupun tidak sebagus yang pertama, namun airnya juga sama derasnya.

Setelah menikmati pemandangan air terjun kedua, kami kembali menuju air terjun yang pertama dan menaiki batuan-batuan untuk mengambil sandal serta tas kami. Pada saat kami bermain kesana, tidak banyak wisatawan asing dan lokal karena untuk yang lokal kala itu ada persembahyangan memperingati hari raya Kuningan. Bermain ke Air Terjun Kanto Lampo merupakan awal perjalanan kami, selanjutnya kami melanjutkan menikmati Air Terjun Goa Rang Reng dan Air Terjun Tibumana. Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat ini. Jadi tunggu postingan selanjutnya…

Have a Nice Trip!

ps: tulisan ini dipos juga di bali-airport.com/id/panduan-wisata dengan beberapa perubahan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s